Di
era modern seperti ini, mengandalkan gaji saja rasanya tidak terlalu efektif. Banyak
dari kalangan bawah maupun kalangan atas sudah mulai berlomba-lomba untuk
berbisnis. Banyak bisnis yang sudah dapat kita contoh untuk mengasah kemampuan
kita dalam menjalankan hal baru. Tidak harus bisnis yang besar dan bermodal
banyak, dalam hal bisnis perdagangan kecil pun sudah dapat kita pilah mana yang
dapat kita pilih sebagai pekerjaan utama ataupun sampingan. Bahkan sudah bukan
lagi para pekerja saja yang boleh berbisnis. Anak sekolah pun saya rasa juga mampu
untuk berbisnis. Selain sebagai uang jajan tambahan juga sebagai pembelajaran
tentang berdagang, bukan begitu ?
Seperti
yang saya katakan diawal, bisnis tidak harus bermodal besar. Lalu kira-kira
bisnis apa yang dapat mudah dijalankan dan tidak bermodal besar ? Kita lihat
dari kebutuhan setiap orang yang sekiranya dapat membuat bisnis tersebut dapat
berjalan lama. Pulsa… bukankah
setiap orang yang memiliki handphone akan membutuhkan pulsa? bahkan listrik pun juga mulai banyak yang memakai token pulsa bukan ? Pulsa sudah menjadi
kebutuhan pokok yang mungkin dapat dikatakan bersaing dengan kebutuhkan makanan,
karena untuk apa memiliki handphone kalau tidak punya pulsa.
Dilihat
dari kebutuhkan, bisnis jual pulsa terlihat sangat mudah dengan modal yang
tidak terlalu banyak dan hanya dengan mengandalkan alat handphone, saya rasa
semua orang juga dapat menjalankannya. Banyak orang berpendapat bisnis pulsa
ini tidaklah terlalu sulit karena dapat dijalankan oleh siapa saja dan dimana saja,
bahkan anak sekolah sekalipun. Saya sendiri mulai tertarik dan akhirnya menjalankan bisnis
pulsa tersebut . Hari demi hari
saya jalankan dengan sangat enjoy.
Lebih mudah dari yang saya bayangkan, semua nya masih terlihat lancar. Beberapa
keluarga, teman, tetangga bahkan orang lain terus berdatangan menjadi pelanggan
saya. Bahkan keuntungan bukan dari berjualan saja, saya pun lebih mudah untuk
mengisi pulsa saya sendiri dengan cepat tanpa harus berjalan ke kios pulsa.
Selang
beberapa bulan bisnis ini berjalan, rasanya ada yang mulai mengganjal
dipikiran. Saldo terus berkurang namun untung yang saya dapatkan tidak begitu
terlihat. Apa mungkin karena untung yang didapat terpakai untuk mengisi pulsa
saya sendiri ? mungkin. Namun ada lagi yang membuat saya mulai jenuh dengan
menjalankan bisnis pulsa ini. Beberapa orang sering kembali hanya karena pulsa
yang saya kirim belum masuk. Padahal saldo pulsa sudah berkurang dan laporan
pengiriman sukses. Kalau seperti ini siapa yang disalahkan ?. Belum lagi kalau
pelanggan meminta kembali uangnya atau memarah-marahi kita karena dia
terburu-buru namun pulsa yang dibutuhkan belum juga masuk. Dan masih banyak
lagi resiko dari bisnis jual pulsa ini, seperti salah kirim pulsa ke nomer yang lain sehingga saya
harus mengulang pengiriman kembali, yang sudah terlihat hal tersebut membuat
saya semakin rugi. Dan resiko lainnya yaitu pengisian saldo pulsa terhambat
karena banyak yang berhutang pulsa. Padahal keuntungan dari tiap pengiriman
pulsa saja tidak lebih dari 5000. Belum untung malah buntung.
Akhirnya saya memutuskan
untuk menutup bisnis tersebut. Resiko yang saya terima memang belum saya
fikirkan dari awal. Untuk kerugian yang saya dapatkan saat berbisnis biarlah
menjadi sedekah. Bisa dibilang bisnis
yang saya jalankan ini adalah Bisnis
Sedekah Pulsa, karna lebih banyak rugi daripada untungnya. Mungkin saya
sendiri yang belum ahli dalam menjalankannya. Semoga pengalaman saya ini dapat
menjadi pembelajaran untuk mencari bagaimana cara mengatasi resiko yang saya
terima agar calon-calon bisnis pulsa lainnya tidak menerima resiko terlalu
besar.
0 komentar:
Posting Komentar