Kecerdasan Buatan sebenarnya sudah
dimulai sejak tahun 1956. Pada waktu itu
sekelompok pakar komputer, pakar dan
peneliti dari disiplin ilmu lain dari berbagai akademi, industri serta berbagai kalangan berkumpul di
Dartmouth College untuk membahas potensi komputer dalam rangka menirukan atau mensimulasi kepandaian
manusia. Beberapa ilmuwan yang terlibat adalah Allen Newel, Herbert Simon,
Marvin Miskey, Oliver Selfridge, dan John McCarthy. Sejak saat itu, para ahli
mulai bekerja keras untuk membuat, mendiskusikan, merubah dan mengembangkan
sampai mencapai titik kemajuan yang penuh. Mulai dari laboratorium sampai
kepada pelaksanaan kerja nyata.
Pada mulanya Kecerdasan Buatan hanya
ada di universitas-universitas dan laboratorium penelitian, dan hanya sedikit
sekali – jika ada – produk praktis yang sudah dikembangkan. Menjelang akhir
tahun 1970-an dan awal tahun 1980-an, mulai dikembangkan secara penuh dan
hasilnya secara berangsur-angsur mulai dipasarkan. Saat ini sudah banyak hasil
penelitian yang sedang dan sudah dikonversikan menjadi produk nyata yang
membawa keuntungan bagi pemakainya.
APA SIH KECERDASAN BUATAN / AI ITU ???
Kecerdasan Buatan atau Intelegensi
Artifisial (bahasa
Inggris: Artificial Intelligence atau
hanya disingkat AI)
didefinisikan sebagai kecerdasan entitas
ilmiah. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan
dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan
pekerjaan seperti yang dapat
dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang
menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika.
Kecerdasan
buatan (artificial intelligence) merupakan salah satu bagian dari ilmu
pengetahuan komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan
pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia. Pada awal diciptakannya,
komputer hanya difungsikan sebagai alat hitung saja. Namun dalam
perkembangannya maka peran komputer semakin mendominasi kehidupan manusia. Agar
komputer bisa bertindak seperti dan sebaik manusia maka komputer juga harus
dibekali pengetahuan dan mempunyai
kemampuan untuk menalar. Untuk itu, pada AI akan mencoba memberikan metode
untuk membekali komputer dengan kedua komponen tersebut agar komputer bisa
menjadi lebih pintar.
TEKNIK
& METODE DALAM KECERDASAN BUATAN / AI
1.
Searching
/ Pencarian
Searching / pencarian merupakan salah satu teknik memecahkan
suatu masalah. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mendefinisikan ruang
masalah untuk suatu masalah yang dihadapi. Ruang masalah ini dapat digambarkan
sebagai himpunan keadaan (state) atau bisa juga sebagai himpunan rute dari
keadaan awal (initial state) menuju keadaan tujuan (goal state). Langkah ke dua
adalah mendefinisikan aturan produksi yang digunakan untuk mengubah suatu state
ke state lainnya. Langkah terakhir adalah memilih metode pencarian yang tepat
sehingga dapat menemukan solusi terbaik dengan usaha yang minimal. Ada dua
jenis metode yang digunakan dalam teknik pencarian ,yaitu :
a. Blind
/ Un-informed Search
Blind atau buta karena memang tidak ada informasi awal
yang digunakan dalam proses pencarian. Ada 6 metode yang tergolong blind
search, yaitu: Breadth First Search(BFS), Uniform Cost Search(UCS), Depth First
Search(DFS), Depth-Limited Search(DLS), Iterative Deepening Search(IDS), dan
Bi-Directional Search(BDS).
b. Heuristic atau Informed Search
Heuristic berasal dari bahasa yunani, heuriskein yang
berarti “mencari” atau “menemukan”. Kata
heuristik diartikan sebagai suatu fungsi yang memberikan suatu nilai berupa
biaya perkiraan (estimasi) suatu solusi. Beberapa metode yang termasuk dalam pencarian
heuristik : Generate and Test, Hill
Climbing, Simulated Annealing, Best First Search.
2.
Reasoning
/ Penalaran
Teknik penyelesaian masalah dengan cara mempresentasikan
masalah ke dalam basis pengetahuan(knowledge base) menggunakan bahasa formal.
Ada beberapa metode diantara Propositional
Logic(Logika proposisi), First Order Logic atau Predicate Calculus
(Kalkulus Predikat), dan Fuzzy Logic (Logika Samar).
3.
Planning
Teknik planning merupakan teknik untuk menyelesaikan
masalah yang dapat didekomposisi (Decomposable Problems). Dalam teknik ini ada
dua metode dasar yang telah diusulkan dan diaplikasikan di dunia nyata, yaitu :
Goal Stack Planning(GSP) dan Constraint Posting(CP).
4.
Learning
Dengan menggunakan teknik learning , kita bisa secara
otomatis menemukan aturan yang diharapkan bisa berlaku umum untuk data-data
yang belum pernah kita ketahui. Ada tiga metode dalam teknik ini yaitu:
Decision Tree Learning, Jaringan Syaraf Tiruan, dan Algoritma Genetika.
MANFAAT KECERDASAN BUATAN / AI DALAM BEBERAPA BIDANG APLIKASI
1.
Bidang
Komputer dan Sains
Para Peneliti kecerdasan buatan telah
membuat banyak alat untuk memecahkan beberapa masalah yang dapat
dikategorikan paling rumit pada bidang komputer dan sains. Kebanyakan dari
penemuan mereka telah diambil alih oleh cabang
ilmu komputer dan sains dan tidak lagi menjadi bagian dari bidang ilmu
kecerdasan buatan. Namun, bidang ilmu kecerdasan buatan tetap saja sulit untuk dilepaskan dari
bidang ilmu ini, dikarenakan banyak bagian dari kecerdasan buatan yang digunakan dalam bidang komputer
dan sains ini. Salah satu contohnya adalah konsep jaringan syaraf tiruan yang
digunakan untuk mengkalkulasi probabilitas kondisi-kondisi yang akan terjadi
pada masa yang akan datang.
2.
Finansial
Pada bidang finansial, penggunaan
kecerdasan buatan ditujukan pada pengorganisasian operasi, investasi saham, dan
memanajemen properti. Sebuah sistem yang memiliki kecerdasan buatan dapat
mengkalkulasi inflasi maupun deflasi yang akan terjadi di masa depan serta
dapat mengkalkulasi probabilitas naik turunnya harga saham sehingga dapat
digunakan untuk menentukan investasi secara detail. Menggunakan jaringan syaraf
tiruan yang dapat mendeteksi adanya perubahan-perubahan harga saham pada masa
yang akan datang, membuat sistem kecerdasan buatan ini sangat layak digunakan
dalam bidang Finansial.
3.
Kesehatan
Pada bidang kesehatan, sistem kecerdasan
buatan telah digunakan, salah satunya adalah algoritma genetika yang
memungkinkan simulasi proses evolusi dan rekayasa genetika diuji coba tanpa
memerlukan “korban” makhluk hidup. Algoritma ini juga dapat digunakan untuk
pencocokan DNA yang sering digunakan dan saat ini mungkin populer untuk
mengidentifikasi identitas seseorang. Konsep sistem pakar yang juga merupakan
salah satu cabang ilmu dari kecerdasan buatan juga digunakan untuk mendiagnosa
penyakit yang diderita oleh pasien sehingga memudahkan kerja dokter.
4.
Industri
Pada bidang Industri penggunaan mesin
sudah merupakan hal yang umum. Mesin biasanya digunakan dalam industri untuk
pekerjaan yang membahayakan manusia dan yang sulit untuk dilakukan manusia.
sebagai contoh memindahkan barang yang mempunyai berat ber ton-ton, pemotongan
besi dan baja. bahkan dalam industri manufaktur, pekerjaan yang membutuhkan
tingkat ketelitian tinggi dan konsistensi sudah diambil alih oleh mesin. Hal
ini dikarenakan manusia mempunyai konsentrasi yang tidak tetap dan stamina yang
cepat habis. Kondisi seperti ini yang berbahaya, baik bagi pekerja tersebut,
pabrikan, dan konsumen tentunya. Oleh karena itu, sistem kecerdasan buatan
telah diimplementasikan secara nyata pada bidang industri ini. Satu lagi
impementasi dari sistem kecerdasan buatan pada bidang industri, yakni Quality
Control yang dilakukan menggunakan sistem image processing.
5.
Transportasi
Pada bidang transportasi kecerdasan buatan
sudah diimplementasikan pada banyak hal seperti sistem kontrol perpindahan gigi
otomatis pada gearbox mobil bertransmisi otomatis yang menggunakan Fuzzy Logic
sebagai salah satu cabag ilmu kecerdasan buatan. Penentuan rute tercepat juga
dapat dilakukan oleh decision support system yang juga merupakan salah satu
cabang dari kecerdasan buatan yang menggunakan GPS sebagai alat bantu
navigasinya. Baru-baru ini juga telah dikembangkan sistem kecerdasan buatan
yang dapat mengemudi secara otomatis serta melakukan parkir serial tanpa
bantuan manusia sama sekali.
6.
Telekomunikasi
Pada Bidang telekomunikasi, sistem
kecerdasan buatan juga banyak digunakan antara lain untuk pencarian heuristik
tentang tenaga kerja mereka, mengatur penjadwalan puluhan ribu pekerjanya, serta
menentukan jumlah gaji sesuai dengan kualitas kerja mereka. Semuanya dilakukan
secara otomatis dengan kecerdasan buatan yang telah diimplementasikan ke dalam
sistemnya.
7.
Pengembangan
Game
Perkembangan Game yang pesat pada masa ini
juga membutuhkan sesuatu yang berbeda pada rule permainannya. Sebuah sistem
game, jika sudah dimainkan sampai tuntas oleh seorang player, maka ketika
player yang sama memulai lagi permainan dari awal, maka rule permainannya akan
sama. namun berbeda untuk game-game yang telah ada saat ini. sistem dalam game,
dapat belajar mengenali pola permainan dari player dan ketika player tersebut
memulai permainan kembali, maka sistem ini akan menggunakan rule yang berbeda
untuk pemain yang sama ini. sehingga game menjadi lebih menarik dan menantang
untuk dimainkan.
8.
Pengembangan
Mainan (Robotika)
Peralatan permainan seperti AIBO dan
ASIMO, robot anjing cerdas dan robot yang menyerupai manusia yang dapat
berinteraksi dengan manusia menjadi salah satu favorit alat bermain yang telah
menggunakan kecerdasan buatan pada sistemnya. AIBO dan ASIMO ini dapat
berinteraksi dengan manusia melalui suara, fitur speech recognition di
dalamnya, robot ini dapat mengerti apa yang diucapkan manusia dan
menanggapinya.
9.
Musik
Evolusi di bidang musik hampir selalu
terkena dampak dari teknologi yang ada pada zamannya. Sebagai contoh, era musik
digital yang memungkinkan sebuah suara dapat direkan dan diputar ulang. dengan
mengimplementasikan kecerdasan buatan, proses penciptaan komposisi lagu,
pemrosesan suara, dan teori-teori tentang musik dapat dilakukan. Pengolahan
suara adalah fokus dari pengembangan kecerdasan buatan di bidang musik ini.
10.
Militer
Pada bidang militer, teknologi kecerdasan
buatan dapat diimplementasikan pada sistem yang mensimulasikan kondisi-kondisi
perang yang mungkin akan terjadi di lapangan, mengatur strategi serta
mengkalkulasi kemungkinan beberapa strategi terhadap kondisi medan perang
secara simultan dan menampilkan hasilnya.
11.
Penerbangan
Simulasi penerbangan pada pelatihan calon
pilot sebelum benar-benar terbang dilakukan menggunakan perangkat yang telah
mengimplementasikan kecerdasan buatan di dalamnya. perangkat ini dapat
memberikan beragam simulasi kondisi penerbangan dengan puluhan variabel yang
kompleks. Pelatihan calon pilot menerbangakan pesawat menggunakan simulator ini
sangat efisien, selain mengurangi biaya untuk penerbangan yang sebenarnya,
resiko kecelakaan para calon pilot juga dapat diminimalisir.
12.
Otomotif
Proses
perancangan dan desain chassis serta body otomotif pada saat ini sudah semakin
canggih. Computational Fluid Dynamics atau sering disebut dengan CFD saja,
telah digunakan dalam proses perancangan dan pengujian. CFD menghitung
variabel-variabel yang digunakan dalam perancangan mobil. Salah satunya adalah
komputasi aliran arus udara yang melalui mobil dengan ribuan jalur udara yang
mengelilingi seluruh body mobil.
Referensi:
· https://audirayatiputri.wordpress.com/2015/12/19/kecerdasan-buatan-atau-artificial-intelligence-ai/


0 komentar:
Posting Komentar